Minggu, 06 November 2016

Pengertian dan Contoh Steganography

Apa itu Steganography?


Teknik steganography dibedakan atas dua, yaitu steganografi klasik dan stegannografi modern. Steganografi klasik adalah suatu teknik menyembunyikan pesan melalui teks, sedangkan steganografi modern adalah teknik penyembunyian pesan melalui media berupa gambar, image, audia dan atau video yang lebih dikenal dengan nama steganografi digital. Penggunaan steganografi secara klasik sampai saat ini masih memungkinkan untuk dipergunakan. Namun dalam pemecahan pesan rahasia yang dilakukan tentu dengan mengguncakan cara manual.Dalam pemecahannya diperlukan definisi kunci agar pihak yang menerima pesan rahasia dapat membuka pesan tersebut.


Pengertian Steganography


     Kata steganografi (steganography) berasal dari bahasa Yunani steganos, yang artinya “tersembunyi atau terselubung”, dan graphein, “menulis” sehingga kurang lebih artinya "menulis (tulisan) terselubung". Teknik ini meliputi banyak sekali metode komunikasi untuk menyembunyikan pesan rahasia. Metode ini termasuk tinta yang tidak tampak, microdots, pengaturan kata, tanda tangan digital, jalur tersembunyi dan komunikasi spektrum lebar. Tujuan dari steganografi adalah merahasiakan atau menyembunyikan keberadaan dari sebuah pesan tersembunyi atau sebuah informasi. Dalam prakteknya kebanyakan diselesaikan dengan membuat perubahan tipis terhadap data digital lain yang isinya tidak akan menarik perhatian dari penyerang potensial, sebagai contoh sebuah gambar yang terlihat tidak berbahaya. Perubahan ini bergantung pada kunci (sama pada cryptography) dan pesan untuk disembunyikan. Orang yang menerima gambar kemudian dapat menyimpulkan informasi terselubung dengan cara mengganti kunci yang benar ke dalam algoritma yang digunakan.
Steganografi dapat digunakan untuk berbagai macam alasan, beberapa diantaranya untuk alasan yang baik, namun dapat juga untuk alasan yang tidak baik. Untuk tujuan legitimasi dapat digunakan pengamanan seperti citra dengan watermarking dengan alasan untuk perlindungan copyright. Digital watermark (yang juga dikenal dengan fingerprinting, yang dikhususkan untuk hal-hal menyangkut copyright) sangat mirip dengan steganografi karena menggunakan metode penyembunyian dalam arsip, yang muncul sebagai bagian asli dari arsip tersebut dan tidak mudah dideteksi oleh kebanyakan orang.
Steganografi juga dapat digunakan sebagai cara untuk membuat pengganti suatu nilai hash satu arah (yaitu pengguna mengambil suatu masukan panjang variabel dan membuat sebuah keluaran panjang statis dengan tipe string untuk melakukan verifikasi bahwa tidak ada perubahan yang dibuat pada variabel masukan yang asli). Selain itu juga, steganografi dapat digunakan sebagai tag-notes untuk citra online. Steganografi juga dapat digunakan untuk melakukan perawatan atas kerahasiaan informasi yang berharga, untuk menjaga data tersebut dari kemungkinan sabotasi, pencuri, atau dari pihak yang tidak berwenang.


Terminologi dalam Steganografi


Terdapat beberapa istilah yang berkaitan dengan steganografi.
·         Hiddentext atau embedded message: pesan atau informasi yang disembunyikan.
·         Covertext atau cover-object: pesan yang digunakan untuk menyembunyikan embedded message.
·         Stegotext atau stego-object: pesan yang sudah berisi embedded message. Dalam steganografi digital, baik hiddentex atau covertext dapat berupa teks, audio, gambar, maupun video.


Metode menyembunyikan pesan teks


Dalam menyembunyikan pesan teks ada beberapa cara yang dilakukan yang disebut kunci. Beberapa cara yang dilakukan diantaranya :
      -    Metode fontstyle,
      -    Metode pola posisi teks


Contoh soal Steganography


Kali ini saya akan memberikan soal metode steganography klasik saya metode pola posisi teks : 

" IURO ZOQAI OIOL KOLVOPYLE IARO ULU FIPU QOLUL "

mirip bahasa negara apa itu yaaa :D hahaha